http://cursor.com/images/33a.gif

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 05 September 2017

PERKEMBANGAN MULTIMEDIA



PERKEMBANGAN MULTIMEDIA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA
INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA DIRECTOR MX
(STUDI KASUS MATA KULIAH PENGOLAHAN CITRA PADA JURUSAN S1
SISTEM INFORMASI)

1.             Aplikasi yang digunakan
MACROMEDIA DIRECTOR MX
Adobe Director (bentukMacromedia Director) adalah platform authoring aplikasi multimedia yang dibuat oleh Macromedia – saat ini merupakan bagian dari system Adobe.  Adobe Director mengijinkan pengguna untuk membangun aplikasi berdasarkan metaphor film, dengan user sebagai“sutradara” dari film. Adobe Director awalnya didesain untuk membuat urutan animasi, terdapat bahasa scripting handal tambahan yang disebut Lingo yang membuat Director menjadi pilihan popular untuk membuat CD-ROM dan kiosk standalone dan isi web menggunakan Adobe Shockwave.  Adobe Director mendukung projek multimedia 2D dan3D.
Director mempunyai bahasa scripting handal yang disebut Lingo yang mengijinkan interaksi dengan file eksternal dan Windows API yang digunakan untuk membentuk Antarmuka grafikal dan membuat prototype aplikasi sebaik membuat Kiosk yang berjalan pada CD dan DVD. Director juga dapat digunakan untuk pembuat permainan interaktif dengan kekayaan grafik dan film Quick time tambahan.  Director mendukung banyak format bitmap, audio video yang berbeda.  Director 8.5 mempunyai tambahan kemampuan untuk mengimpor, memanipulasi dan menampilkan obyek 3D, selain itu Director 8.5 juga mendukung vector graphics dan interaktifitas 3D (melalui Shockwave 3D). Sejak Versi8, Director dapat digabungkan dengan file animasi Flash
Fungsionalitas Director dapat diperluas melalui aplikasi plug-in yang disebut Xtras. Director dapat mengekspor projek untuk ditambahkan dalam situs menggunakan plugin Shock waves. File Shockwave mempunyai ekstensi .DCR. Projek Director dapat diekspor sebagai aplikasi yang dapat dijalankan secara langsung yang disebut Projector. Projector dapat dibangun pada system operasi Macintosh dan Windows.
2.             Alasan Pemakaian Multimedia
Penggunaanmedia pembelajaran ini dimaksudkan untuk membantu dosen dalam
penyampaian materi dan juga membantu mahasiswa dalam memahami materi
yang diajarkan. Selain itu muatan materi pelajaran dapat dimodifikasi menjadi
lebih menarik dan mudah dipahami, tujuan materi yang sulit akan menjadi
mudah, suasana belajar yang menegangkan menjadi menyenangkan.
Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia dapat
memadukan media-media dalam proses pembelajaran, maka proses pembelajaran
akan berkembang dengan baik, sehingga membantu dosen menciptakan pola
penyajian yang interaktif.

3.             Cara Penggunaan Aplikasi
a.      Memulai aplikasi
1.      Klik Start Menu à All Programs à Macromedia à Macromedia Director MX
2.      Maka kita akan dihadapkan tampilan seperti berikut :
3.      Tampilan tersebut mirip dengan tampilan dari Macromedia Flash MX. Untuk menyederhanakannya, klik menu Window Panel Sets Director 8. Sehingga tampilannya akan sebagai berikut :

Istilah User Interface Director :
-          Stage : panggung, tempat dimana semua member (pemain) diletakkan. Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 1 atau Window Stage atau klik icon  di toolbar.
-           Cast Internal : ruang tunggu, seluruh member yang akan dimainkan diletakkan dalam cast slot. Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 3 atau Window Cast atau klik icon  di toolbar.
-          Score : pengatur, untuk mengatur “pemunculan” masing-masing member. Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 4 atau Window Score atau klik icon   di toolbar.
-          Property Inspector : perias, untuk memperbaiki member atau panggung. Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + Alt + S atau Window Property Inspector atau klik icon  di toolbar.


b.      Membuat Member (Pemain)
-          Text
Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 6 atau Window Text atau klik icon di toolbar.
Untuk menulis indek “2” pada H2O, klik Modify à Font à Subscript atau Ctrl + Shift + T.
-          Bitmap (.bmp)
Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 5 atau Window Paint atau klik icon di toolbar.

-          Vektor shape
Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + Shift + V atau Window Vector Shape atau klik icon  di toolbar.

c.       Animasi Sederhana
Berikut ini akan diberikan langkah demi langkah membuat animasi sederhana.
1.      Pastikan panel set director Anda menggunakan gaya Director 8. Klik menu Window Panel Sets Director 8
2.      Klik Stage, kemudian atur di Property Inspector sehingga Stage Size : 640 X 480 pixel, Location : Centered (192, 144), Color : Hitam.
3.      Buatlah suatu member (misalnya bola) dengan Vector Shape Filled Ellipse (klik icon  di vector shape)
4.      Klik tombol gradient fill ()
5.      Rubah warna bola dengan mengganti warna pada gradient color.
6.      Rubah gradient type dari linear ke radial, dan neri nama “bolaku” sehingga tampilannya seperti ini :
7.      Tutup jendela vector shape, kemudian lihat di Cast Internal, di sana ada gambar bola yang tadi di gambar.
8.      Geser (drag) “bolaku” dari Cast internal ke Stage atau Score. Kalau di drag ke Score, otomatis akan menempatkan member ke tengah Stage.

9.      Lihat di Score! Perpanjang Sprite sampai frame 40 (drag ujung kanan sprite sampai frame 40).
10.  Animasi bola!
a.       Klik jendela Stage untuk mengaktifkan. 
b.      Klik “bola”, tekan tombol Shift kemudian drag ke sebelah kiri (ke ujung kiri Stage)
c.       Perpanjang lintasan yang muncul dengan cara men-drag sampai ujung kanan Stage.
d.      Play movie dengan mengklik icon  di toolbar.
11.  Animasi lanjut!
a.       Di Stage, terlihat ada background warna putih pada gambar bola. Untuk menghilangkannya, klik Property Inspector Ink Background Transparent
b.      Klik Score, kemudian klik kanan pada frame 10 pilih Insert Keyframe. Lakukan hal yang sama pada frame 20 dan 30. Akan terlihat lingkaran kecil pada lintasan di Stage. Dengan cara di-drag, buatlah lintasan seperti ini!
c.       Play movie Anda!
d.      Atur tingkat transparansi pada frame 0, 10, 20, 30 dan 40 dengan nilai 100, 80, 50, 30, 0. Play movie Anda!
e.       Atur warna pada frame 0, 10, 20, 30 dan 40 dengan warna yang Anda suka dengan cara mengganti Forecolor di Property Inspector.
12.  Simpan Movie Anda. Klik File Save As Tutorial 1

d.      Membuat media pembelajaran kimia sederhana
Mengatur Panggung (Bidang Kerja/Movie)
1.      Pastikan panel set director Anda menggunakan gaya Director 8. Klik menu Window à Panel Sets à Director 8
2.      Klik Stage, kemudian atur di Property Inspector sehingga Stage Size : 640 X 480 pixel, Location : Centered (192, 144), Color : Hitam.
Import Gambar (JPG)
1.      Menu File à Import (cari file gambar Anda), kemudian klik Add à Import, sehingga akan tampil kotak dialog sbb :

2.      Selanjutnya muncul dialog seperti ini :
3.      Atur Color Depth = 24 bit untuk menghemat memori computer. Aktifkan Same Settings for Remaining Image untuk gambar lebih dari 1 dan format yang sama (JPG).

e.       Import Animasi (GIF)
Jika Anda hendak mengimport animasi (GIF), maka klik Menu File Import (pilih file animasi Anda) sehingga muncul dialog seperti ini :
Karena file Anda mempunyai format GIF, pilih saja Animated GIF OK.

f.       Import Music (MP3)
Klik Menu File Import (pilih file music Anda), sehingga muncul dialog seperti ini :
Catatan :
Di kotak Media, Anda bisa memilih Standard Import (konsekuensinya file EXE (projector) Anda nanti menjadi berukuran besar) atau Link to External File (konsekuensinya adalah Anda harus mengikutkan file MP3 Anda jika dipindahkan ke folder/CD/flash disk).

Tampilan Cast Member Anda akan menjadi seperti ini :
Menyusun Data di Score
Drag data Anda dari Cast Member ke Score atau Stage, sehingga tampilan di Score menjadi seperti berikut :


g.      Membuat Text
a.       Klik tool Text
b.      Di Stage klik dan drag dimana teks tersebut ingin Anda letakkan.
c.       Untuk memudahkan pengeditan, aktifkan objek Text di Stage dengan tool Arrow, kemudian tekan Enter.
d.      Anda bisa mengganti ukuran huruf, jenis huruf, spasi, alignment, warna huruf. Caranya klik menu Modify Font, silahkan bereksperimen sendiri!
e.       Di Stage, teks masih terlihat dalam background berwarna. Untuk menghilangkannya, di Property Inspector, pilih kotak Ink : Background Transparent.
f.       Buatlah beberapa teks lagi, sehingga tampilan di Cast Member dan Score menjadi :

h.      Membuat Tombol Sederhana
1.      Klik tool Push Button
2.      Klik dan drag pada stage sampai panjang yang Anda inginkan. Atur menjadi seperti ini!

Double click
3.      Tuliskan perintah seperti ini!
4.      Copy dan paste Script tersebut pada frame 40 dan 60
5.      Klik kanan pada tombol “DEFINISI” pilih Script…
6.      Tuliskan seperti ini!
7.      Hal yang sama untuk tombol “RUMUS”, beri perintah “go 41”
8.      Play movie Anda…
9.      Pada tombol “ARROW” beri perintah “go 1”.
10.   Play movie Anda
11.  Pada gambar CD beri perintah “halt”
12.  Play movie Anda
13.  Simpan Movie Anda File Save As (nama file)

i.        Membuat Projector
1.      Untuk membuat projector, pilih menu File Create Projector
2.      Klik Create, kemudian simpan dalam folder Anda. Beri nama projectornya “media kimia” kemudian klik Save.
3.      Akan muncul tampilan progress bar
Projector Anda siap digunakan

4.             Kelebihan Aplikasi
a.      Zoom Stage
Zoom Stage merupakan fasilitas untuk memperbesar tampilan pada stage yang akan dibuat. Cukup menekan tombol Ctrl dan tombol (+) atau (-) pada keyboard untuk melakukannya.
Langkah untuk memperbesar stage:
a.       Pastikan jendela stage terpilih
b.       tekan tombol Ctrl dan tombol (+)
Langkah untuk meperkecil stage ;
a.       Pastikan jendela stage terpilih
b.      tekan tombol Ctrl dan tombol (-)
b.      Cast Member
Macromedia Director MX menampilkan berbagai media atau elemen. Elemen atau media tersebut dapat dikelompokkan agar tidak bingung dalam memilih. Elemen atau media tersebut dikelompokkan di dalam cast member.
c.       Kompresi Bitmap
Dengan kompresi bitmap memungkin untuk melakukan komperasi gambar yang dapat ditampilkan atau didownload oleh orang lain di internet dengan mudah tanpa mengurangi kualitas gambar.
d.      Lock And Unlock Sprite
Dalam Macromedia Diretor MX dapat melakukan penguncian pada sprite yang ada pada stage. Fungsi Lock tersebut adalah agar sprite tidak dapat diedit. Atau juga dapat membukannya kembali atau Unlock.
e.       Peletakan pada Guide dan Grid
Dengan Guide dan Grid, dapat diletakan sprite agar sejajar secara vertikal  maupun horizontal dengan garis Guide. Dengan demikian, dapat meletakkan sprite dalam posisi yang diinginkan yang tertata rapi.
f.       Mengontrol Gambar Bitmap dengan Lingo
Dapat memanipulasi dan membuat gambar bitmap menggunakan Script Lingo.
g.      Memainkan Audio dengan Lingo
Dengan script lingo, anda dapat mengatur audio dan dapat dengan leluasa memainkan dan menghentikan audio untuk yang ada pada Score.
Daftar pustaka

Dwi Sarwiko. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia
Interaktif Menggunakan Macromedia Director Mx
(Studi Kasus Mata Kuliah Pengolahan Citra Pada Jurusan S1
Sistem Informasi). Depok. PDF File.

Universitas Gunadarma. 2016. Pengenalan Macromedia Director Mx. lily.staff.gunadarma.ac.id/.../Pengenalan+Macromedia+Director+Mx. Diakses tanggal 5 September 2017.

Real Madrid

Real Madrid