PERKEMBANGAN MULTIMEDIA
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
BERBASIS MULTIMEDIA
INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA DIRECTOR MX
(STUDI KASUS MATA KULIAH PENGOLAHAN CITRA PADA JURUSAN S1
SISTEM INFORMASI)
INTERAKTIF MENGGUNAKAN MACROMEDIA DIRECTOR MX
(STUDI KASUS MATA KULIAH PENGOLAHAN CITRA PADA JURUSAN S1
SISTEM INFORMASI)
1.
Aplikasi yang digunakan
MACROMEDIA DIRECTOR MX
Adobe Director (bentukMacromedia
Director) adalah platform authoring aplikasi multimedia yang dibuat oleh Macromedia
– saat ini merupakan bagian dari system Adobe. Adobe Director mengijinkan pengguna untuk membangun
aplikasi berdasarkan metaphor film, dengan user sebagai“sutradara” dari film.
Adobe Director awalnya didesain untuk membuat urutan animasi, terdapat bahasa scripting
handal tambahan yang disebut Lingo yang membuat Director menjadi pilihan popular
untuk membuat CD-ROM dan kiosk standalone dan isi web menggunakan Adobe
Shockwave. Adobe Director mendukung projek
multimedia 2D dan3D.
Director mempunyai bahasa scripting
handal yang disebut Lingo yang mengijinkan interaksi dengan file eksternal dan Windows
API yang digunakan untuk membentuk Antarmuka grafikal dan membuat prototype
aplikasi sebaik membuat Kiosk yang berjalan pada CD dan DVD. Director juga dapat
digunakan untuk pembuat permainan interaktif dengan kekayaan grafik dan film
Quick time tambahan. Director mendukung banyak
format bitmap, audio video yang berbeda. Director 8.5 mempunyai tambahan kemampuan untuk
mengimpor, memanipulasi dan menampilkan obyek 3D, selain itu Director 8.5 juga mendukung
vector graphics dan interaktifitas 3D (melalui Shockwave 3D). Sejak Versi8,
Director dapat digabungkan dengan file animasi Flash
Fungsionalitas Director dapat diperluas melalui
aplikasi plug-in yang disebut Xtras. Director dapat mengekspor projek untuk ditambahkan
dalam situs menggunakan plugin Shock waves. File Shockwave mempunyai ekstensi .DCR.
Projek Director dapat diekspor sebagai aplikasi yang dapat dijalankan secara langsung
yang disebut Projector. Projector dapat dibangun pada system operasi Macintosh
dan Windows.
2.
Alasan Pemakaian Multimedia
Penggunaanmedia
pembelajaran ini dimaksudkan untuk membantu dosen dalam
penyampaian materi dan juga membantu mahasiswa dalam memahami materi
yang diajarkan. Selain itu muatan materi pelajaran dapat dimodifikasi menjadi
lebih menarik dan mudah dipahami, tujuan materi yang sulit akan menjadi
mudah, suasana belajar yang menegangkan menjadi menyenangkan.
Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia dapat
memadukan media-media dalam proses pembelajaran, maka proses pembelajaran
akan berkembang dengan baik, sehingga membantu dosen menciptakan pola
penyajian yang interaktif.
penyampaian materi dan juga membantu mahasiswa dalam memahami materi
yang diajarkan. Selain itu muatan materi pelajaran dapat dimodifikasi menjadi
lebih menarik dan mudah dipahami, tujuan materi yang sulit akan menjadi
mudah, suasana belajar yang menegangkan menjadi menyenangkan.
Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia dapat
memadukan media-media dalam proses pembelajaran, maka proses pembelajaran
akan berkembang dengan baik, sehingga membantu dosen menciptakan pola
penyajian yang interaktif.
3.
Cara Penggunaan Aplikasi
a.
Memulai aplikasi
1. Klik
Start Menu à All Programs à
Macromedia à Macromedia Director MX
2. Maka
kita akan dihadapkan tampilan seperti berikut :

3. Tampilan
tersebut mirip dengan tampilan dari Macromedia Flash MX. Untuk
menyederhanakannya, klik menu Window Panel Sets Director 8.
Sehingga tampilannya akan sebagai berikut :

Istilah
User Interface Director :
-
Stage :
panggung, tempat dimana semua member (pemain) diletakkan. Perintah untuk
memunculkannya : Ctrl + 1 atau Window Stage atau klik
icon
di toolbar.
-
Cast
Internal : ruang tunggu, seluruh member yang akan dimainkan diletakkan
dalam cast slot. Perintah untuk memunculkannya : Ctrl + 3 atau Window
Cast atau klik icon
di toolbar.
-
Score :
pengatur, untuk mengatur “pemunculan” masing-masing member. Perintah untuk
memunculkannya : Ctrl + 4 atau Window Score atau klik
icon
di toolbar.
-
Property Inspector :
perias, untuk memperbaiki member atau panggung. Perintah untuk memunculkannya :
Ctrl + Alt + S atau Window Property Inspector atau klik icon
di toolbar.
b.
Membuat
Member (Pemain)
-
Text
Perintah
untuk memunculkannya : Ctrl + 6 atau Window Text atau
klik icon
di toolbar.

Untuk menulis indek
“2” pada H2O, klik Modify à Font à Subscript atau Ctrl +
Shift + T.
-
Bitmap (.bmp)
Perintah
untuk memunculkannya : Ctrl + 5 atau Window Paint atau
klik icon
di toolbar.
-
Vektor shape
Perintah
untuk memunculkannya : Ctrl + Shift + V atau Window Vector
Shape atau klik icon
di toolbar.
c.
Animasi Sederhana
Berikut
ini akan diberikan langkah demi langkah membuat animasi sederhana.
1. Pastikan
panel set director Anda menggunakan gaya Director 8. Klik menu Window Panel
Sets Director 8
2. Klik
Stage, kemudian atur di Property Inspector sehingga Stage Size
: 640 X 480 pixel, Location : Centered (192, 144), Color :
Hitam.
3.
Buatlah suatu member (misalnya bola)
dengan Vector Shape Filled Ellipse (klik icon
di vector shape)
4.
Klik tombol gradient fill (
)
5.
Rubah warna bola dengan mengganti warna
pada gradient color.
6.
Rubah gradient type dari linear ke
radial, dan neri nama “bolaku” sehingga tampilannya seperti ini :

7.
Tutup jendela vector shape, kemudian
lihat di Cast Internal, di sana ada gambar bola yang tadi di gambar.

8.
Geser (drag) “bolaku” dari Cast internal
ke Stage atau Score. Kalau di drag ke Score, otomatis akan menempatkan member
ke tengah Stage.

9.
Lihat di Score! Perpanjang Sprite sampai
frame 40 (drag ujung kanan sprite sampai frame 40).

10.
Animasi bola!
a. Klik
jendela Stage untuk mengaktifkan.
b. Klik
“bola”, tekan tombol Shift kemudian drag ke sebelah kiri (ke ujung kiri Stage)
c. Perpanjang
lintasan yang muncul dengan cara men-drag sampai ujung kanan Stage.

d. Play
movie dengan mengklik icon
di toolbar.
11.
Animasi lanjut!
a.
Di Stage, terlihat ada background warna
putih pada gambar bola. Untuk menghilangkannya, klik Property Inspector Ink
Background Transparent

b.
Klik Score, kemudian klik kanan pada
frame 10 pilih Insert Keyframe. Lakukan hal yang sama pada frame 20 dan
30. Akan terlihat lingkaran kecil pada lintasan di Stage. Dengan cara di-drag,
buatlah lintasan seperti ini!

c. Play
movie Anda!
d. Atur
tingkat transparansi pada frame 0, 10, 20, 30 dan 40 dengan nilai 100, 80, 50,
30, 0. Play movie Anda!
e. Atur
warna pada frame 0, 10, 20, 30 dan 40 dengan warna yang Anda suka dengan cara
mengganti Forecolor di Property Inspector.
12.
Simpan Movie Anda. Klik File Save
As Tutorial 1
d.
Membuat media
pembelajaran kimia sederhana
Mengatur Panggung
(Bidang Kerja/Movie)
1. Pastikan
panel set director Anda menggunakan gaya Director 8. Klik menu Window à
Panel Sets à Director 8
2. Klik
Stage, kemudian atur di Property Inspector sehingga Stage Size
: 640 X 480 pixel, Location : Centered (192, 144), Color :
Hitam.
Import Gambar (JPG)
1.
Menu File à
Import (cari file gambar Anda), kemudian klik Add à
Import, sehingga akan tampil kotak dialog sbb :

2.
Selanjutnya muncul dialog seperti ini :

3.
Atur Color Depth = 24 bit untuk
menghemat memori computer. Aktifkan Same Settings for Remaining Image untuk
gambar lebih dari 1 dan format yang sama (JPG).
e.
Import Animasi (GIF)
Jika
Anda hendak mengimport animasi (GIF), maka klik Menu File Import (pilih
file animasi Anda) sehingga muncul dialog seperti ini :

Karena file Anda
mempunyai format GIF, pilih saja Animated GIF OK.
f.
Import
Music (MP3)
Klik
Menu File Import (pilih file music Anda), sehingga muncul dialog
seperti ini :

Catatan :
Di kotak Media,
Anda bisa memilih Standard Import (konsekuensinya file EXE (projector)
Anda nanti menjadi berukuran besar) atau Link to External File (konsekuensinya
adalah Anda harus mengikutkan file MP3 Anda jika dipindahkan ke folder/CD/flash
disk).
Tampilan
Cast Member Anda akan menjadi seperti ini :

Menyusun Data di Score
Drag
data
Anda dari Cast Member ke Score atau Stage, sehingga
tampilan di Score menjadi seperti berikut :

g.
Membuat Text
a.
Klik tool Text
b. Di
Stage klik dan drag dimana teks tersebut ingin Anda letakkan.
c. Untuk
memudahkan pengeditan, aktifkan objek Text di Stage dengan tool Arrow,
kemudian tekan Enter.

d.
Anda bisa mengganti ukuran huruf, jenis
huruf, spasi, alignment, warna huruf. Caranya klik menu Modify Font,
silahkan bereksperimen sendiri!

e. Di
Stage, teks masih terlihat dalam background berwarna. Untuk
menghilangkannya, di Property Inspector, pilih kotak Ink : Background
Transparent.
f. Buatlah
beberapa teks lagi, sehingga tampilan di Cast Member dan Score menjadi :


h.
Membuat Tombol
Sederhana
1.
Klik tool Push Button
2.
Klik dan drag pada stage sampai
panjang yang Anda inginkan. Atur menjadi seperti ini!



Double
click
3.
Tuliskan perintah seperti ini!

4. Copy
dan paste Script tersebut pada frame 40 dan 60
5. Klik
kanan pada tombol “DEFINISI” pilih Script…
6. Tuliskan
seperti ini!

7. Hal
yang sama untuk tombol “RUMUS”, beri perintah “go 41”
8. Play
movie Anda…
9. Pada
tombol “ARROW” beri perintah “go 1”.
10. Play movie Anda
11. Pada
gambar CD beri perintah “halt”
12. Play
movie Anda
13. Simpan
Movie Anda File Save As (nama file)
i.
Membuat Projector
1.
Untuk membuat projector, pilih menu File
Create Projector

2.
Klik Create, kemudian simpan
dalam folder Anda. Beri nama projectornya “media kimia” kemudian klik Save.

3.
Akan muncul tampilan progress bar

Projector Anda siap digunakan
4.
Kelebihan Aplikasi
a. Zoom
Stage
Zoom Stage
merupakan fasilitas untuk memperbesar tampilan pada stage yang akan dibuat.
Cukup menekan tombol Ctrl dan tombol (+) atau (-) pada keyboard untuk
melakukannya.
Langkah untuk memperbesar stage:
a.
Pastikan jendela stage terpilih
b.
tekan tombol
Ctrl dan tombol (+)
Langkah untuk meperkecil stage ;
a.
Pastikan jendela stage terpilih
b.
tekan tombol Ctrl dan
tombol (-)
b. Cast
Member
Macromedia Director
MX menampilkan berbagai media atau elemen. Elemen atau media tersebut dapat
dikelompokkan agar tidak bingung dalam memilih. Elemen atau media tersebut
dikelompokkan di dalam cast member.
c. Kompresi
Bitmap
Dengan kompresi
bitmap memungkin untuk melakukan komperasi gambar yang dapat ditampilkan atau
didownload oleh orang lain di internet dengan mudah tanpa mengurangi kualitas
gambar.
d. Lock
And Unlock Sprite
Dalam Macromedia
Diretor MX dapat melakukan penguncian pada sprite yang ada pada stage. Fungsi
Lock tersebut adalah agar sprite tidak dapat diedit. Atau juga dapat
membukannya kembali atau Unlock.
e. Peletakan
pada Guide dan Grid
Dengan Guide dan
Grid, dapat diletakan sprite agar sejajar secara vertikal maupun
horizontal dengan garis Guide. Dengan demikian, dapat meletakkan sprite dalam
posisi yang diinginkan yang tertata rapi.
f. Mengontrol
Gambar Bitmap dengan Lingo
Dapat memanipulasi dan membuat gambar
bitmap menggunakan Script Lingo.
g. Memainkan
Audio dengan Lingo
Dengan script lingo,
anda dapat mengatur audio dan dapat dengan leluasa memainkan dan menghentikan
audio untuk yang ada pada Score.
Daftar pustaka
Dwi Sarwiko. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis
Multimedia
Interaktif Menggunakan Macromedia Director Mx
(Studi Kasus Mata Kuliah Pengolahan Citra Pada Jurusan S1
Sistem Informasi). Depok. PDF File.
Interaktif Menggunakan Macromedia Director Mx
(Studi Kasus Mata Kuliah Pengolahan Citra Pada Jurusan S1
Sistem Informasi). Depok. PDF File.
Universitas
Gunadarma. 2016. Pengenalan
Macromedia Director Mx. lily.staff.gunadarma.ac.id/.../Pengenalan+Macromedia+Director+Mx.
Diakses tanggal 5 September 2017.






0 komentar:
Posting Komentar